Recent Posts

    Sejarah Perkembangan jQuery


    TeknoGame ~ Pada awalnya jQuery di ciptakan oleh John Resig. John Resig adalah insinyur dan wirausaha perangkat lunak Amerika, paling dikenal sebagai pencipta dan pengembang utama perpustakaan JavaScript jQuery. Lahir 8 Mei 1984 (usia 36) kuliah di Institut Teknologi Rochester Dikenal sebagai Ninja JavaScript dan Teknik JavaScript Pro. Karier ilmiahnya yaitu Institusi Akademi Khan Mozilla Corporation Institut Teknologi Rochester. Waww luar biasa sekali kan Sob.
    John menciptakan jQuery karna ia tidak puas dengan Library saat itu yang tersedia dan merasa bahwa framework - framework tersebut bisa lebih mengurangi Syntatic Fluf. Dan menambahkan control - control khusus untuk tindakan yang bersifat umum.

    Kemudian para pengembang datang untuk membantu menyempurnakan librari ini, dan akhirnya merilis hasil stabil pertama dari jQuery versi 1.0 pada tanggal 2006. Sejak itu, jQuery telah berkembang ke versi 1.7.1 dan telah mempunyai plug-in yang banyak. Sebuah plug-in adalah ekstensi dari jQuery yang bukan bagian dari library inti.


    Apa itu jQuery dan Fungsinya
    JQuery adalah library Javascript yang akan mempercepat Sobat dalam membuat sebuah website. jQuery memiliki semboyan "Write Less Do More" yang artinya kesederhanaan dalam penulisan kode, tapi dengan hasil yang lebih banyak. Developer web yang kesusahan dengan bahasa javascript yang syntaks nya terlalu rumit dalam mengurus sebuah websitenya akan menggunakan jQuery untuk mempermudah developer tersebut dalam memahami dan menggunakan javascript.

    Dengan JQuery, suatu halaman web yang menjadi aplikasi web, jika dilihat sourcenya, akan terlihat seperti dokumen HTML biasa; tidak ada kode JavaScript yang terlihat langsung. Teknik pemrograman web seperti ini disebut sebagai unobstrusive JavaScript programming.

    jQuery dikembangkan pertama kali oleh John Resig, yang dibuat lebih ramping dari librari Prototype yang menjadi inspirasi dari libarari JQuery ini. Secara pemrograman, JQuery memiliki kemiripan seperti Prototype. JQuery, merupakan librari yang sangat ramping, core dari librari ini dalam keadaan terkompres hanya berukuran sekitar 19KB. Keren kan Sob! Hanya dengan 19Kb dapat menampung librari - librari yang luar biasa.

    Jadi apa fungsi jQuery? jQuery berfungsi sebagai library JavaScript yang akan membantu Anda mengatur interaksi antara JavaScript dengan HTML yang berjalan di sisi klien.


    Fitur jQuery
    Beberapa kemampuan atau fitur yang dimiliki oleh jQuery :

    • Kemudahan mengakses elemen-elemen HTML            
    • Memanipulasi elemen HTML            
    • Memanipulasi CSS            
    • Penanganan event HTML            
    • Efek-efek javascript dan animasi            
    • Modifikasi HTML DOM AJAX            
    • Menyederhanakan kode javascript lainnya
    Sobat dapat memahami fitur - fiturnya di Tutorial jQuery 


    Kelebihan jQuery
    • Kemudahan mengakses elemen-elemen HTML
    • Memanipulasi elemen HTML
    • Memanipulasi CSS
    • Penanganan event HTML
    • Efek-efek javascript dan animasiDapat berinteraksi baik dengan berbagai macam tipe bahasa pemrograman lain;
    • Mendukung berbagai macam plugin; dan
    • Membuat sebuah animasi dasar dengan sangat mudah.
    Di balik kelebihannya yang begitu nampak. Namun, ada juga kekurannganya yaitu :


    Kekurangan jQuery
    Dari sisi server hosting pun, CPU dan RAM harus mengalokasikan resource yang mereka miliki untuk menangani request terhadap jquery. Pada level tertentu request yang sangat banyak (sangat-sangat banyak) akan membebani server. Solusi: host jquery pada situs lain, seperti Google yang menyediakan request jquery dari servernya.
    • Perangkat lunak open source terkadang mempunyai beberapa masalah;
    • Saat ini sudah banyak versi jQuery yang tersedia, ini berarti beberapa versi sudah tidak kompatibel dengan daripada yang lainnya;
    • jQuery menyediakan fitur lightweight interface yang mungkin saja akan menimbulkan sebuah permasalahan di kemudian hari.

    Oke, demikian artikel singkat dari saya kali ini terlebih dahulu. Kalau saya ada salah mohon di maafkan. Semoga bermanfaat dan jangan lupa "Allow" loncengnya agar Sobat dapat mendapat pembertitahuan updatenya. 


    Salam Tekno~

    Belum ada Komentar untuk "Sejarah Perkembangan jQuery"

    Posting Komentar

    Harap perhatikan etika dalam berkomentar:

    1. Berkomentarlah dengan tata bahasa yang baik agar orang lain tahu sebijak apa karakter anda melalui kata-kata.
    2. Silahkan tulis komentar anda untuk hal apapun yang masih berhubungan dengan artikel pada halaman ini.
    3. Mohon untuk tidak menyertakan Link Aktif pada kolom komentar.
    4. Jika sempat, semua komentar anda akan saya balas.

    Terima kasih atas perhatiannya. Terima kasih sudah berkunjung!

    Popular Posts

    Iklan Atas Artikel

    Iklan Tengah Artikel 1

    Iklan Bawah Artikel